Prediksi Nilai Kuat Lentur Kayu Tropis Berdasarkan Nilai Modulus Elastis

Ali Awaludin, Urwatul Wusqo

Abstract


Dalam SNI 7973:2013, nilai modulus elastisitas statik kayu (MoEs) digunakan sebagai dasar pengelompokan mutu kayu. Nilai MoEs juga dapat digunakan untuk memprediksi sifat mekanika kayu yang lain. Penelitian ini melakukan kajian untuk mendapatkan persamaan yang dapat digunakan untuk memprediksi nilai  berdasarkan nilai rata rata modulus elastisitas dan persamaan untuk mendapatkan nilai kekuatan lentur (MoR) berdasarkan nilai MoEsnya dari kayu tropis yang ada di Indonesia. Uji lentur statik dilakukan berdasarkan EN 408, sementara itu uji lentur dinamik dilakukan menggunakan metode stress wave velocity. Selain itu, data sekunder hasil pengujian lentur dari para peneliti terdahulu juga digunakan dalam penelitian ini. Dari hasil analisis, nilai  adalah sebesar 0,754 dari . Analisis regresi linear menunjukkan bahwa nilai MoR dapat didekati dengan persamaan 𝑀𝑜𝑅 = −1,359 + 0,0061, dimana dari persamaan ini dapat diketahui bahwa nilai desain acuan yang ada pada Tabel 4.2.1 SNI 7973:2013 cenderung memberikan faktor keamanan yang memadai. Pengujian lentur dinamik kayu menunjukkan bahwa hubungan antara modulus elastisitas dinamik (MoEd) dan MoEsdapat didekati melalui persamaan = −1330,1 + 1,254 dengan koefisien determinasi () sebesar 0,69. 

Keywords


Kekuatan lentur; modulus elastisitas dinamik; modulus elastisitas statik

Full Text:

PDF

References


Baar J, Tippner J, Rademacher P. 2015. Prediction of mechanical properties - modulus of rupture and modulus of elasticity - of five tropical species by nondestructive methods. Maderas: Ciencia y Tecnologia .17(2): 239–52.

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 2013. SNI 7973:2013 Spesifikasi Desain untuk Konstruksi Kayu. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. 1995. SNI 03-3539-1995 Metode Pengujian Kuat Lentur Kayu Di Laboratorium. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Bailleres, H, Hopewell G, Boughton G. 2009. MOE and MOR Assessment Technologies for Improving Graded Recovery of Exotic Pines in Australia. Victoria: Forest & Wood Products Australia.

Baillères H, Hopewell G, Boughton G, Brancheriau L. 2012. Strength and stiffness assessment technologies for improving grading effectiveness of radiata pine wood. BioResources 7(1): 1264–82.

Blass, Hans J. 2010. “Facts You Should Know About.” In World Conference on Timber Engineering, Trentino, Italy.

Bond B. 2002. Wood Identification for Hardwood and Softwood Species Native to Tennessee. Knoxville: University of Tennesse.

Cahyono T D, Ohorella S, Febrianto F. 2012. Sifat fisis dan mekanis kayu samama (Antocephalus macrophylus Roxb.) dari Kepulauan Maluku. JITKT. 10(1): 28–39.

Divós F, Tanaka,T. 2005. Relation between static and dynamic modulus of elasticity of wood. Acta Silv. Lign. Hung. Vol 1(2005): 105–10.

Firmanti A, Bachtiar E T, Surjokusumo S, Komatsu K, Kawai S. 2005. Mechanical stress grading of tropical timbers without regard to species. J. Wood. Sci. 51(4): 339–47.

Hadjib N, Hadi Y S, Setyaningsih S. 2007. Sifat fisis dan mekanis sepuluh provenans kayu mangium (Acacia mangium Willd) dari Parung Panjang, Jawa Barat. JITKT. 5(1): 7–11.

Jamil A W M, Zamin J M, Omar M K M. 2013. Relationship between mechanical properties of structural size and small clear specimens of timber. JITKT. 25(1): 12–21.

Pranata Y A, Palapessy J G. 2014. Kekuatan lentur, MOE, dan MOR kayu ulin (Eusideroxylon zwageri). Jurnal Teknik Sipil. 13(1): 25–31.

Karlinasari L, Iksan M F, Hermawan D, Maddu A, Firmanti A. 2017. Nondestructive bending strength testing of wood wool cement board from some fast growing species using stress wave velocity method. JITKT. 9(2): 172–81.

Karlinasari L, Baihaqi H, Akhiruddin M, Mardikanto T R. 2012. The acoustical properties of Indonesian hardwood species. Makara J. Sci. 16(2): 110–14.

Karlinasari L, Surjokusumo S, Hadi S H, and Nugroho N. 2005. Non-destructive testing on six tropical woods using ultrasonic method. Proceeding of the 6th International Wood Science Symposium; 2005 August 29-31; Bali, Indonesia. Jakarta: JSPS-LIPI Core University Program. hlm 109- 116.

Lempang M. 2014. Sifat dasar dan potensi kegunaan kayu jabon merah. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea. 3(2): 163–76.

Oka, GM. 2009. Analisis rasio antara lebar dan tinggi balok terhadap perilaku lentur kayu kamper. Smartek. 7(1): 24–31.

Piao C, Shupe T F, Hse C Y, Tang R C. 2004. Nondestructive evaluation of Young’s moduli of full-size wood laminated composite poles. Proceeding of 7th Pacific Rim Bio-Based Composites Symposium, 2004 October 31 - November 2; Nanjing, China. hlm 291–298.

Hein P R G. 2018. Comparison between three-point and four- point flexural tests to determine wood strength of eucalyptus specimens. Maderas. Ciencia y tecnología, 20(3):333-342.

Simic K, Gendvilas V, O’Reilly C, Harte A M. 2019. Predicting structural timber grade-determining properties using acoustic and density measurements on young sitka spruce trees and logs. Holzforschung. 73(2): 139–49.

Steiger R, Arnold M, Jockwer R. 2010. Property relationships used in en 338 strength grades of norway spruce structural timber. Proceeding of 11th World Conference on Timber Engineering, 2010 June 20-24, Trento, Italy. hlm 1589–1594.

Syamani F A, Fatriasari W, Budiman I, Hadi Y S. 2012. Sifat fisis-mekanis dan elektrik dari kayu durian (Durio zibethinus Murr.) dan kayu kecapi (Sandoricum koetjape Merr.) terimpregnasi polistirena. Proceeding of Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia (MAPEKI) XIV, 2012 November 2; Yogyakarta, Indonesia. hlm 38–45.

[TC 124] Technical Committee CEN/TC 124. 2003. EN 338 Structural Timber - Strength Classes. Brussels: Comite Europeen de Normalisation.

[TC 124] Technical Committee CEN/TC 124. 2004. EN 408 Timber Structures: Structural Timber and Glued Laminated Timber - Determination of Some Physical and Mechanical Properties. Brussels: Comite Europeen de Normalisation.

Sentagi S U, Mappuji A, Achmad B, Awaludin A, Ayutyastuti, Luckyarno Y F, Yanti R J. 2020. Design of an acoustic-based nondestructive test (NDT) instrument to predict the modulus of elasticity of wood. Engineering Journal. 24(6): 109–16.

Wahyudi, Wospakrik F A, Rettob B B. 2017. Pengujian sifat mekanis kayu lulu (Celtis latifolia Planc) pada dua kondisi kadar air asal Manokwari Papua Barat. JITKT. 15(1): 68–74.




DOI: https://doi.org/10.51850/jitkt.v18i1.542

DOI (PDF): https://doi.org/10.51850/jitkt.v18i1.542.g446

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis Indexed by:

     

 

ISSN: 1693-383              EISSN: 2656-0178